<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Anhar Nasution</title>
	<atom:link href="http://anharnasution.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anharnasution.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Feb 2009 02:50:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anharnasution.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Anhar Nasution</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anharnasution.wordpress.com/osd.xml" title="Anhar Nasution" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anharnasution.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ANHAR KISRUH DENGAN SANG IDOLA</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com/2009/02/23/anhar-kisruh-dengan-sang-idola/</link>
		<comments>http://anharnasution.wordpress.com/2009/02/23/anhar-kisruh-dengan-sang-idola/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 02:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anhar Nasution</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anharnasution.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai informasi: Tulisan ini akan menjadi bagian Bab dari Buku yang segera akan diterbitkan dengan judul  &#8220;Ustadz di Kampung Maling&#8221; Kamis, 17 Februari 2005, merupakan hari bersejarah bagi Anhar Nasution. Putera kelahiran Sinabang, Kabupaten Simeulue ini merasakan panasnya suasana rapat di gedung terhormat, DPR-RI Senayan, Jakarta. Saat itu, mulai pukul 09.00 WIB, dia dan koleganya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=39&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebagai informasi: Tulisan ini akan menjadi bagian Bab dari Buku yang segera akan diterbitkan dengan judul  <strong>&#8220;Ustadz di Kampung Maling&#8221;</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kamis, 17 Februari 2005, merupakan hari bersejarah bagi Anhar Nasution. Putera kelahiran Sinabang, Kabupaten Simeulue ini merasakan panasnya suasana rapat di gedung terhormat, DPR-RI Senayan, Jakarta. Saat itu, mulai pukul 09.00 WIB, dia dan koleganya dari Komisi III bersama anggota Komisi II DPR-RI memulai rapat kerja gabungan dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Agenda rapat kerja gabungan itu membahas permasalahan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan kepala daerah di provinsi dan kabupaten/ kota.<span id="more-39"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi Anhar, rapat kerja dengan Kejaksaan Agung selalu menjadi perhatian khusus. Sebab, selain komit terhadap persoalan-persoalan hukum, ia juga berharap banyak kepada Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh yang akrab disapa Arman, dapat memberantas korupsi di tanah air hingga ke akar-akarnya. Harapannya itu mendasarkan pada laporan Transparansi Internasional pada tahun 2004 yang menempatkan Indonesia berada pada peringkat 6 negara terkorup di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sosok idola</strong><br />
Dalam penilaiannya, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, merupakan sosok yang tepat untuk memberantas korupsi dan membersihkan institusinya dari jaksa-jaksa &#8220;nakal&#8221;. Sosok Jaksa Agung ini juga menjadi harapan publik untuk menjadi &#8220;tonggak&#8221; perubahan budaya maling di negeri tercinta. Selain karena latar belakangnya bersih dan orangnya jujur, ia juga merupakan tokoh yang gigih dan berani menentang pembebasan para tersangka koruptor. Sayangnya, ia cepat naik pitam dan marah ketika Anhar mengibaratkannya bagai ustadz di kampung maling. &#8220;Kritikan itu mestinya ditanggapi sebagai cambuk untuk melawan dan mengadili para maling harta negara,&#8221; ujar Anhar.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam pandangan Anhar, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh adalah ustadz di kampung Maling. Beliau mempunyai kesolehan personal, yang diharapkan dapat ditransfer menjadi kesalehan institusional. Harapan yang besar itu karena Anhar memang mengagumi sosok Abdul Rahman Saleh. Kekagumannya itu dibuktikannya dengan memberi nama putera keempatnya, Abdul Rahman Saleh, yang lahir pada 12 Februari 2005. Jadi, pemberian nama itu sebelum rapat kerja gabungan dilaksanakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kekaguman Anhar terhadap Abdul Rahman Saleh yang begitu besar, ternyata diluar dugaannya. Jaksa Agung yang satu ini rupanya cepat naik pitam dan marah bila mendapat kritik. Indikasi itu setidaknya terlihat saat ia melayangkan kritik kepada Jaksa Agung dalam rapat kerja gabungan Komisi II dan III DPR-RI dengan Kejaksaan Agung pada 17 Februari 2005. Dalam rapat kerja itu, Anhar mengkritik Abdul Rahman Saleh dengan peribahasa, sebagaimana kebiasaan masyarakat pesisir Barat Sumatera, khususnya Simeulue, tempat kelahirannya. &#8220;Jangan sampai Bapak seperti ustadz berada di kampung maling,&#8221; ujarnya lugas dalam rapat tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kritik ala anak pantai tersebut rupanya membuat Jaksa Agung dan petinggi Kejaksaan Agung kebakaran jenggot. Abdul Rahman Saleh sebagai orang nomor satu di Kejaksaan Agung tersengat amarah yang tidak terkendali, larut mengikuti emosi dan amarah para stafnya. Dia larut dalam kemarahan karena tidak sudi institusi yang dipimpinnya diibaratkan maling, sedangkan dirinya diberi jargon ustadz. Solidaritas korps kiranya menjadi pemicu utama emosi dan kemarahan sang idola Anhar itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai politisi muda yang baru pertama duduk di DPR-RI, Anhar mengaku terkaget-kaget atas reaksi sang idolanya itu. Dia sempat termenung melihat wajah Abdul Rahman Saleh yang merah, sebagai bukti teramat marah. Sosok yang selama ini dianggapnya tahan kritik dan bijak dalam menyikapi perbedaan, tidak terlihat sama sekali dalam rapat gabungan itu. &#8220;Seperti inikah idolaku?&#8221; tanyanya dalam hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Suasana yang begitu gaduh di ruang lembaga terhormat itu membuat ayah empat putra ini semakin tidak mengerti. Menurutnya, tidak pantas bila petinggi Kejaksaan Agung yang notabene sebagai hamba dan penegak hukum nekad menggebrak meja begitu keras dan menantang anggota Dewan keluar untuk beradu jotos. &#8220;Seperti inikah profil hamba hukum di negeri tercinta ini?&#8221; bisiknya sambil menelan air liur.</p>
<p style="text-align:justify;">Kericuhan dalam rapat kerja gabungan tersebut akhirnya dihentikan oleh ketua sidang yang juga Ketua Komisi III Agustin Teras Narang pada pukul 14.35 WIB. Keputusan ini memang melegakan karena suasana yang makin tidak terkendali dapat diredam. Namun Anhar menilai, keputusan menghentikan rapat sangat mengecewakannya. Sebab, rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB itu sudah berjalan enam jam lebih tapi tidak menghasilkan apa-apa. Padahal, menurut politisi muda ini, persoalan kebuntuhan hukum di Indonesia begitu penting dicarikan solusi secepatnya. Melalui Kejaksaan Agung, yang dikomandoi Abdul Rahman Saleh, Anhar berharap melalui rapat-rapat kerja seperti ini dapat ditemukan terobosan-terobosan yang inovatif dalam mencairkan kebuntuhan hukum selama ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jadi berita utama</strong><br />
Peristiwa menghebohkan itu kemudian menjadi laporan utama di semua media massa elektronik dan online di sore dan malam harinya. Sementara keesok harinya, media cetak nasional dan daerah mengangkat pernyataan Anhar sebagai berita utama. Nama anhar terus disebut-sebut di media massa sehingga anggota DPR-RI dari daerah pemilihan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) I ini dikenal dari Sabang hingga Merauke. Media massa menambah nama Anhar menjadi &#8220;ustadz di kampung maling&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang peliputan media massa terhadap Anhar mengenai &#8220;ustadz di kampung maling&#8221; terbelah dalam tiga kutub. Sebagian pemberitaan menilai Anhar kurang memperhatikan etika dalam melontarkan kritik. Sebagai anggota DPR-RI, dia dihimbau lebih elegan sebagaimana diatur dalam kode etik profesi dan budaya bangsa.  Hal itu diperlukan agar budaya politik dan komunikasi politik para elite politik dapat menjadi pembelajaran yang positip bagi masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian pemberitaan yang berpihak kepada Anhar pada umumnya memberi nilai plus, karena berani mengkritik penegak hukum secara lugas dan langsung di forum resmi di DPR-RI. Sosok seperti Anhar dinilai para pencari keadilan sangat langka di negeri ini. Karena itu, mereka sangat merindukan sosok seperti itu agar hukum di negeri tercinta ini tidak hanya berpihak kepada orang-orang yang berkuasa dan berduit, tapi benar-benar berpihak kepada keadilan itu sendiri. Mereka mengharapkan semakin banyak anggota Dewan yang berani seperti Anhar, agar Indonesia terbebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sosok seperti inilah yang layak duduk di DPR-RI, bukan orang-orang yang mencari selamat dengan duduk manis dalam setiap rapat kerja dengan pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara kubu yang netral tampak menyalahkan pihak Kejaksaan Agung dan anggota Dewan. Namun yang banyak dinilai adalah suasana rapat. Sejumlah kajati dan staf Kejaksaan Agung yang berang berdiri dan mengumpat dinilai tidak patut. Apalagi dari meja belakang Jaksa Agung terdengar keras kata kasar, tailaso. Kata-kata itu di Sulawesi Selatan, artinya sangat kasar, sehingga tidak pantas diutarakan penegak hukum. Sementara  anggota Dewan lainnya, khususnya anggota Komisi III, lebih banyak melontarkan kritikan keras dengan nada marah. Terdengar bisik-bisik agar staf maupun kajati yang bicara keras dipecat saja. Bahkan YH Laoly, dari PDIP meminta agar Andi Amir (Kajati Nanggroe Aceh Darussalam) diusir dari rapat. &#8220;Seingat saya yang diundang adalah Jaksa Agung, kita tidak mengundang Jaksa Tinggi segala macam, mohon orang itu diusir saja dari sini,&#8221; ungkapnya dengan nada tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Effendi Gazali, pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia dalam Acara &#8220;Topik Minggu Ini&#8221; yang ditayangkan SCTV pada Rabu malam,  23 Februari 2005, justeru menilai berlebihan reaksi yang ditunjukkan kedua belah pihak dalam rapat tersebut. Menurut Effendi, reaksi yang muncul tidak banyak menguntungkan bagi komunikasi politik. Ia justeru menyarankan Jaksa Agung menanggapi pepatah &#8220;ustad di kampung maling&#8221; dengan canda. &#8220;Yang diharapkan Jaksa Agung menunjukkan wajah yang seram ke koruptor,&#8221; kata Staf Pengajar Pascasarjana Komunikasi Universitas Indonesia ini. Namun, ia menilai imbang pertarungan kata-kata antara kedua belah pihak.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam acara itu, Abdul Rahman Saleh sependapat jika merespons reaksi keras dengan canda. Bahkan, ia mengaku telah melakukan itu dalam kesempatan tersebut. &#8220;Ketika seorang anggota DPR mengatakan tak ada asap kalau tak ada api. Saya berhumor, belum tentu. Dry ice mengeluarkan asap, meski bukan api,&#8221; ungkapnya terkekeh. Namun, apa yang terjadi, sang Jaksa Agung justeru ditegur seorang anggota Dewan karena dianggap main-main.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Suasana rapat</strong><br />
Anggota Dewan dalam rapat gabungan tersebut memang menilai penjelasan Jaksa Agung terlalu normatif dan simpel berkaitan banyaknya anggota legislatif di daerah yang diperiksa dan ditahan. Padahal, ada beberapa daerah seperti di Maluku Utara dan Banten, di mana eksekutif dalam status tersangka tapi justeru tenang-tenang saja dan tidak ditahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, Azlani Agus dari Komisi III tiba-tba nyelutuk dan mengatakan, rapat kerja tersebut tidak ubahnya seperti dagelan atau lawak. Mendengar itu, wajah Jaksa Agung mulai memerah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau disebut tontonan, berarti saya pelawak dong. Padahal saya serius menjawab pertanyaan masalah ini,&#8221; tegas Jaksa Agung. Suasana semakin panas saat Anhar dari Komisi III memberi pepatah ala Pesisir Barat Sumatera (jangan sampai Bapak seperti ustadz berada di kampung maling). Pepatah ini rupanya menyinggung Jaksa Agung, sejumlah Kajati, dan para staf yang mendampinginya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk menetralisir suasana yang kisruh, Anhar kemudian memberikan penjelasan bahwa ia tidak berniat menuduh para jaksa maling. Karena itu adalah pepatah di Pesisir Barat Sumatera, jangan sampai berada di kampung maling. &#8220;Maksudnya, semangat yang diberikan kepada jaksa untuk tidak melakukan hal-hal yang negatip. Kalau pendapat itu mungkin tidak diterima oleh saudara-saudara kita di kejaksaan, saya tidak akan mencabut. Karena saya men-support kejaksaan ini, mari kita sama-sama untuk tidak menjadi maling. Ini kan soal bagaimana interpretasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anhar bersikukuh tidak akan mencabut pendapatnya. &#8220;Tapi untuk minta maaf, ya, saya yang merasa lebih muda minta maaf,&#8221; ucapnya. Sebab, menurutnya, apa yang disampaikannya adalah kiasan. &#8220;Bukan berarti saya menuduh jaksa adalah maling. Ini bahasa kiasan. Kami mendorong agar ada semangat perubahan, kalau memang dulu ada yang maling, janganlah maling itu diteruskan. Itu bahasa kiasannya,&#8221; jelasnya berulang-ulang.</p>
<p style="text-align:justify;">Soal interpretasi memang sulit disatukan. Setiap orang dengan latar belakang dan pendidikan berbeda, tentu akan menafsirkan objek yang sama dengan cara berbeda. Karena itu, interpretasi yang berupa persepsi bukanlah ingin menunjukkan benar &#8211; salah. Karena itu, kiranya wajar dalam konteks kisruh rapat kerja gabungan Komisi II dan III dengan Kejaksaan Agung menghasilkan interpretasi yang berbeda-beda. Namun interpretasi yang berbeda-beda itu hendaknya tidak dijadikan acuan bahwa interpretasi si A yang benar, sementara persepsi si B dan lainnya salah. Biarlah interpretasi itu terus berkembang agar kita semua terbiasa dengan perbedaan dan terbiasa pula untuk menghargai interpretasi orang lain. Sebab, semakin banyak interpretasi yang berkembang terkait dengan kisruh ustadz di kampung maling, tentu akan semakin baik bagi perkembangan demokrasi di tanah air tercinta.</p>
<p style="text-align:justify;">Terlepas soal interpretasi yang beragam itu, kisruh ustadz di kampung maling telah mendongkrak popularitas Anhar sebagai vokalis baru di DPR-RI periode 2004 &#8211; 2009. Menurut Anhar, popularitas yang diraihnya itu bukan rencananya, tapi semua itu kehendak Allah SWT. Pengakuannya itu bukan basa-basi, sebab pernyataan yang ditujukan kepada Jaksa Agung tidak direncanakan sebelumnya. Ungkapan yang membuat Jaksa Agung berang itu meluncur begitu saja dari mulutnya. &#8220;Seperti ada yang menggerakkan agar saya mengucapkan ungkapan itu,&#8221; ujarnya datar.</p>
<p style="text-align:justify;">Popularitas yang disandangnya itu bukanlah hasil rekayasa politik, sebagaimana banyak komentar di media massa yang menilai bahwa kisruh tersebut sebagai skenario untuk menjatuhkan Jaksa Agung. Sebab, jauh hari sebelum rapat kerja gabungan berlangsung, Anhar sudah meminta staf ahlinya untuk mempersiapkan bahan-bahan yang relevan terkait maraknya dugaan korupsi di daerah. Jadi, dalam rapat tersebut, ia semata ingin memberikan informasi persoalan korupsi di daerah.</p>
<p style="text-align:justify;">Baginya, tidak ada kepentingan politik untuk membela para petinggi daerah yang diduga melakukan korupsi. Sebab, Anhar berasal dari Partai Bintang Reformasi (PBR) yang baru tahun 2004 mengikuti Pemilu. Jadi, tidak ada kader PBR yang menjadi anggota DPRD, gubernur, bupati, atau walikota pada periode 1999 &#8211; 2004. Karena itu, maraknya dugaan korupsi di daerah yang menjadi agenda rapat kerja gabungan dengan Kejaksaan Agung tidak terkait dengan kader PBR.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, bila kisruh rapat kerja gabungan itu dinilai sebagai konspirasi untuk menggulingkan Jaksa Agung, maka menurutnya hal itu terlalu berlebihan. &#8220;Saya tidak bisa diperalat oleh fraksi lain. Fraksi saya sudah punya koridor apa yang harus dilakukan dalam rapat kerja. Saya hanya sendiri di Komisi III, karena itu saya harus siap dengan semua data dalam setiap rapat kerja,&#8221; jelas Anhar.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun begitu Anhar tidak menampik bila ada partai lain yang coba memanfatkan kisruh tersebut untuk kepentingan politik partainya. Hal itu wajar saja karena sudah menjadi tabiat politisi untuk selalu memanfaatkan setiap peluang yang berpengaruh politis. Bagi partai tertentu, mungkin kisruh ustadz di kampung maling dijadikan momentum untuk mendesak Presiden mengganti Jaksa Agung. Kalau berhasil, mereka berharap kader partainya bisa menduduki kursi Jaksa Agung.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anharnasution.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anharnasution.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anharnasution.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anharnasution.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anharnasution.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anharnasution.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anharnasution.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anharnasution.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anharnasution.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anharnasution.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anharnasution.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anharnasution.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anharnasution.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anharnasution.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=39&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anharnasution.wordpress.com/2009/02/23/anhar-kisruh-dengan-sang-idola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d2b87e1ab709fd7f758b856ab5f4428?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Anhar Nasution</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anhar Nasution Tidak Langgar Kode Etik DPR</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/anhar-nasution-tidak-langgar-kode-etik-dpr/</link>
		<comments>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/anhar-nasution-tidak-langgar-kode-etik-dpr/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 20:57:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anhar Nasution</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anharnasution.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 23 Pebruari 2005 &#124; 18:12 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Kehormatan DPR RI menyatakan ucapan Anhar Nasution dalam rapat kerja antara DPR RI dan Jaksa Agung tidak menyalahi kode etik. &#8220;Ucapan Anhar, jangan sampai menjadi ustad di kampung maling, mestinya dimaknai filosofis. Kata-kata itu hanya kiasan, tidak maksud menghina,&#8221; ujar Slamet Effendi Yusuf, ketua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=30&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rabu, 23 Pebruari 2005 | 18:12 WIB</p>
<p style="text-align:justify;">TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Kehormatan DPR RI menyatakan ucapan Anhar Nasution dalam rapat kerja antara DPR RI dan Jaksa Agung tidak menyalahi kode etik. &#8220;Ucapan Anhar, jangan sampai menjadi ustad di kampung maling, mestinya dimaknai filosofis. Kata-kata itu hanya kiasan, tidak maksud menghina,&#8221; ujar Slamet Effendi Yusuf, ketua Badan Kehormatan di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Rabu (23/2). &#8220;Tidak ada pelanggaran kode etik,&#8221; tambahnya.<span id="more-30"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Slamet, penilaian Badan Kehormatan berdasarkan pada rekaman kamera video dan kamera di saat sidang berlangsung. Keputusan Badan Kehormatan ini dikeluarkan hari ini, Rabu (23/2), setelah kemarin anggota Badan Kehormatan rapat intern sore hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Badan Kehormatan akan bertemu kembali pada Kamis (28/2) membahas tentang ketertiban saat sidang berlangsung. &#8220;Situasi rapat akan dibahas lebih mendalam, apakah dalam situasi tersebut terdapat pelanggaran ketertiban sidang,&#8221; tuturnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tempat terpisah Agung Laksono, wakil ketua DPP Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua DPR RI menyatakan sampai saat ini Partai Golkar belum memikirkan penggantian Jaksa Agung Abdur Rahman Saleh. Namun ia mengatakan, kemungkinan untuk mempertahankan Jaksa Agung masih dikaji oleh partai.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Arahnya tidak sampai ingin mengganti Jaksa Agung, hanya diharapkan kejadian ini tidak lagi terulang karena merupakan tindakan yang amat sensitif,&#8221; ujarnya. Lebih lanjut Agung mengatakan, pergantian pejabat pemerintah merupakan hak prerogatif presiden. Sedangkan fraksi-fraksi di DPR hanya memiliki kewenangan memberikan pandangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, Ketua MPR Hidayat Nurwahid menegaskan pergantian Jaksa Agung harus dilandasi azas rasionalisasi. Saat ini, menurutnya, Jaksa Agung masih memiliki kesempatan tetap melanjutkan tugasnya, terutama dalam reformasi internal kejaksaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Di kalangan DPR, memang muncul ide meminta Jaksa Agung diberhentikan dari jabatannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/02/23/brk,20050223-38,id.html">Tempo Interaktif</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anharnasution.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anharnasution.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anharnasution.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anharnasution.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anharnasution.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anharnasution.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anharnasution.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anharnasution.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anharnasution.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anharnasution.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anharnasution.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anharnasution.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anharnasution.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anharnasution.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anharnasution.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anharnasution.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=30&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/anhar-nasution-tidak-langgar-kode-etik-dpr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d2b87e1ab709fd7f758b856ab5f4428?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Anhar Nasution</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Infak dan Sedekah dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/infak-dan-sedekah-dalam-perspektif-al-quran/</link>
		<comments>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/infak-dan-sedekah-dalam-perspektif-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 00:44:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anhar Nasution</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anharnasution.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Infak di jalan Allah merupakan buah dari keimanan kepada Allah swt dan menjadi tanda keyakinan yang dalam pada-Nya. Karena Dialah yang memberi kehidupan, kekayaan, kemampuan dan bimbingan. Pribadi seorang muslim menjadi istimewa karena kedermawanannya. Yang dalam mendermakan hartanya bukan karena mencari popularitas atau riya&#8217;, tetapi karena Allah dan didorong oleh potensinya yang telah dikaruniakan oleh-Nya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=27&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Infak di jalan Allah merupakan buah dari keimanan kepada Allah swt dan menjadi tanda keyakinan yang dalam pada-Nya. Karena Dialah yang memberi kehidupan, kekayaan, kemampuan dan bimbingan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pribadi seorang muslim menjadi istimewa karena kedermawanannya. Yang dalam mendermakan hartanya bukan karena mencari popularitas atau riya&#8217;, tetapi karena Allah dan didorong oleh potensinya yang telah dikaruniakan oleh-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Qur&#8217;an banyak sekali membicarakan infak dan sedekah. Tujuannya adalah untuk kemaslahatan sosial. Al-Qur&#8217;an banyak membicarakan tentang pentingnya infak dan sedekah. Dari penjelasan-penjelasannya menunjukkan bahwa infak merupakan manifestasi keimanan kepada Allah swt dan hari Akhir.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ikhlas dalam Berinfak</strong><span id="more-27"></span><br />
Allah swt yang memberi kehidupan dan kenikmatan, dan Dia menyuruh kita mengeluarkan sebagian rizki yang telah dikaruniakan kepada kita. Dia berjanji akan menggantinya dengan berlipat-ganda. Dia berjanji tidak akan menyia-nyiakan infak dan sedekah, Dia mengumpamakan seperti sebutir bibit yang ditanam di bumi dan selalu tumbuh. Bahkan dari bibit itu juga yang berulang-ulang tumbuh dan kita makan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebutir bibit yang kita simpan dan kita tanam di bumi, ia selalu tumbuh sehingga menjadi ratusan bibit. Itulah ciptaan Allah swt, dan itulah yang diambil dari harta kita dengan kadar tertentu kemudian kita infakkan di jalan-Nya dan kita sedekahkan pada hamba-hamba-Nya, lalu Dia melipat-gandakan untuk kita. Inilah yang dimaksudkan oleh firman Allah swt:</p>
<p style="text-align:justify;">Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir bibit yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir: seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya dan Maha Mengetahui. (Al-Baqarah: 261)</p>
<p style="text-align:justify;">Infak di jalan Allah swt yang kita harapkan buahnya di dunia dan akhirat, tidak menutup kemungkinan buahnya rusak dan busuk jika kita tidak memeliharanya dari berbagai penyakit dan hama. Tentu seorang mukmin akan selalu memelihara bibitnya agar berbuah, ia tidak akan mengikuti infaknya dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan menyakiti perasaan penerimanya, tidak untuk mencari popuparitas dan kekuasaan, tidak merasa lebih tinggi orang yang fakir, tidak memaksa orang tanpa haq, dan tidak mengambil jarak dengan orang-orang fakir. Inilah yang dimaksudkan oleh firman Allah swt:</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti ( perasaan penerimanya ), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan dan mereka tidak  bersedih hati. (Al-Baqarah: 262)</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya Allah swt mempertegas syarat dalam berinfak. Yaitu harus mewaspadai bahaya sifat &#8220;Ammarah bis-su&#8217;&#8221; dan potensi syaithaniyah. Allah swt berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">Perkataan yang baik dan pemberian ma&#8217;af lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan penerimanya). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun. (Al-Baqarah: 263)</p>
<p style="text-align:justify;">Sekiranya orang kaya tidak memberikan hartanya pada orang-orang fakir, tetapi ia bisa menyatu dalam suatu majlis, menjadi satu-kesatuan, menganggap saudara, dan tidak ingin menguasai mereka. Bahkan ketika mereka berbuat kejelekan ia bersabar dan memaafkan, sikap ini lebih utama di sisi Allah ketimbang memberikan hartanya dengan tujuan menguasai mereka, merendahkan kehormatan mereka, menjadikan kelas rendahan, dan melukai perasaan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya Al-Qur&#8217;an menasehati kaum mukminin sekaligus mengingatkan mereka bahwa sedekah mereka bisa menguap bahkan terbakar, jika dalam bersedekah mereka ingin menguasai orang-orang fakir. Bahkan sedekah mereka tidak akan menjadi penyebab pertumbuhan hartanya, dan juga tidak akan membuahkan rahmat Allah di akhirat.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana pandangan kita tentang orang yang menghanguskan amal kebajikannya? Ini seperti seorang petani yang mengumpulkan tanah sedikit demi sedikit di areal pegunungan, ia berharap dengan tanah itu tanamannya subur, tetapi kemudian turun hujan yang lebat sehingga tumpukan tanah yang subur hilang terkikis air hujan. Demikianlah perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya dengan ingin menguasai seperti ladang yang tandus. Inilah kandungan makna firman Allah swt:</p>
<p style="text-align:justify;">Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerimanya), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya&#8217; kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih.  Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (Al-Baqarah: 264)</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun orang-orang mukmin yang ikhlas karena Allah dalam menginfakkan hartanya, mereka akan memperoleh tiga manfaat: Ridha Allah; pensucian jiwa dan bimbingan takwa dan karunia; pertumbuhan harta dan pahala yang besar di dunia dan akhirat.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah swt berfirman:<br />
Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya karena mencari keredhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiramnya, maka hujan gerimis (pun memadai). Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat. (Al-Baqarah: 265)</p>
<p style="text-align:justify;">Allah swt mengumpamakan keinginan yang sia-sia yang akan menimpa manusia pada hari ia membutuhkan pembalasan. Keinginan yang sia-sia karena amal-amal kebajikannya telah terhapus. Allah mengungkapkan bahwa kenikmatan popularitas dan kekuasaan yang diinginkan dalam amalnya lalu diikuti dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan menyakiti hati penerimanya, sikap inilah yang menghapus kebaikan amalnya seperti debu yang terhempas angin. Allah swt berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; yang  dalam kebun itu ada segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tuanya sedang ia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Lalu kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, maka terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya. (Al-Baqarah: 266)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Berinfakkan dengan harta yang baik</strong><br />
Allah swt menyatakan:<br />
Hai orang-orang yang beriman, berinfaklah  sebagian yang baik-baik dari hasil usahamu dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menginfakkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memejamkan mata terhadapnya. Ketahuilah, Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (Al-Baqarah: 267)</p>
<p style="text-align:justify;">Jika hendak berinfak, maka pilihkan apa yang paling utama dari yang kita miliki. Baik yang dalam memperolehnya dengan menguras pikiran dan tenaga seperti harta dan bangunan, atau yang tidak menguras tenaga dan pikiran seperti hasil perkebunan dan pertanian. Wal-hasil, kita harus memilih yang paling utama dari apa yang kita miliki untuk kita persembahkan kepada Allah swt. Janganlah kita memilih yang ternoda atau busuk untuk diinfakkan di jalan Allah swt.</p>
<p style="text-align:justify;">Cobalah kita renungkan jika terjadi sebaliknya, kita yang fakir. Apakah kita mau menerima pemberian yang bernoda atau buah-buahan yang busuk? Sementara kita semua butuh kepada Allah swt. Antumul fuqarâu ilallâh, kalian butuh kepada Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pengaruh Infak</strong><br />
Al-Qur&#8217;an mengingatkan kita agar tidak menjawab seruan setan, seruan yang dihembuskan dari dalam diri kita dengan seruan: Janganlah kalian mengeluarkan infak agar kalian tidak menjadi orang-orang yang fakir.</p>
<p style="text-align:justify;">Setan menjanjikan kamu dengan kefakiran dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedangkan Allah menjanjikan untukmu ampunan dan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas kurnianya lagi Maha Mengetahui. Allah menganugerahkan al-hikmah kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Barangsiapa yang dianugerahi al-hikmah itu, ia benar-benar telah dianugerahi kebajikan yang banyak. Dan Tidak akan merenunginya kecuali ulul albab (orang-orang yang mampu mengambil pelajaran). (Al-Baqarah 268-269)</p>
<p style="text-align:justify;">Hendaknya kita menyadari bahwa infak dapat mengefektifkan peredaran uang dan harta di antara manusia, dan menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Yang akhirnya semua dapat merasakan manfaatnya. Karena itu Allah menyuruh berinfak, dan memanggil kita pada yang lebih utama. Sementara setan menakut-nakti kita dengan kefakiran, agar kita menahan harta kita dan enggan berinfak, menyebarkan permusuhan, menumbuhkan perbuatan keji dan kikir. Jika demikian, bukankah infak adalah sesuatu yang paling utama, sehingga tersebarlah cinta dan kasih sayang menggantikan kedengkian dan kebencian di antara manusia.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Menahan Infak</strong><br />
Allah Maha Mengetahui siapa yang menahanan infak. Dia juga yang melipatpandakan harta kekayaan melalui infak, bukan manusia. Allah swt berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">Apa saja yang kamu infakkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang yang berbuat zalim tidak ada seorang penolong pun baginya. (Al-Baqarah: 270)</p>
<p style="text-align:justify;">Ayat ini menjelaskan tentang penahanan infak. Selama infak itu di jalan Allah bukan dengan dengan tujuan menguasai manusia, itu baik walaupun diketahui oleh manusia, itu tidak membahayakan. Tetapi, yang demikian itu lebih utama infak ditahan dulu agar terhindar dari perangkap-perangkap hawa nafsu dan bisikan setan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik. Jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu. Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Baqarah: 271)</p>
<p style="text-align:justify;">Karena memang yang semestinya infak dilaksanakan di jalan Allah, maka pemimpin Islam atau ulama tidak lain hanya penghimpun infak untuk disalururkan kepada yang berhak. Tidak lebih dari itu, ia tidak bertanggung jawab terhadap infak orang-orang kaya, ia hanya bertanggung jawab terhadap amal perbuatan mereka, karena infak manfaat dan mudharratnya mengenai langsung diri mereka:</p>
<p style="text-align:justify;">Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk pada siapa yang dikehendaki-Nya. Apa aja harta yang baik yang kamu infakkan,  maka itu untuk dirimu. Janganlah kamu berinfak kecuali karena mencari keredhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu infakkan, pasti kamu akan ada pembalasannya yang cukup, dan kamu sedikit pun tidak akan dianiaya, tidak dirugikan. (Al-Baqarah: 272)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pendistribusian Infak</strong><br />
Masih ada pertanyaan: Kemana kita harus mengeluarkan infak? Dan kepada siapa?<br />
Al-Qur&#8217;an yang menjawab pertanyaan ini:</p>
<p style="text-align:justify;">(Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat dalam perjuangan di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di muka bumi. Orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena mereka menjaga diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu infakkan,  maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui. (Al-Baqarah: 273)</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai penutup, kita dilarang menyia-nyiakan harta dan waktu untuk tidak berinfak di jalan Allah, bahkan sangat dianjurkan berinfak kapan saja ada kesempatan di masyarakat:</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang yang menginfakkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak juga mereka bersedih hati. (Al-Baqarah: 274)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anharnasution.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anharnasution.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anharnasution.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anharnasution.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anharnasution.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anharnasution.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anharnasution.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anharnasution.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anharnasution.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anharnasution.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anharnasution.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anharnasution.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anharnasution.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anharnasution.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anharnasution.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anharnasution.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=27&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/infak-dan-sedekah-dalam-perspektif-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d2b87e1ab709fd7f758b856ab5f4428?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Anhar Nasution</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Munajat Orang yang Bertaubat</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/munajat-orang-yang-bertaubat/</link>
		<comments>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/munajat-orang-yang-bertaubat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 00:36:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anhar Nasution</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anharnasution.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya Tuhanku, Kesalahan telah menutupku dengan pakaian kehinaan Perpisahan dengan-Mu telah membungkusku dengan jubah kerendahan Besarnya dosaku telah mematikan hatiku Hidupkan aku dengan ampunan-Mu Wahai Cita dan Dambaanku Wahai Ingin dan Harapanku Demi keagungan-Mu Tidak kudapatkan pengampunan dosaku selain-Mu Tidak kulihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=26&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang<br />
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya</em></p>
<p><em>Tuhanku,<br />
Kesalahan telah menutupku dengan pakaian kehinaan<br />
Perpisahan dengan-Mu telah membungkusku dengan jubah kerendahan<br />
Besarnya dosaku telah mematikan hatiku<br />
Hidupkan aku dengan ampunan-Mu<br />
Wahai Cita dan Dambaanku<br />
Wahai Ingin dan Harapanku</em><span id="more-26"></span></p>
<p><em>Demi keagungan-Mu<br />
Tidak kudapatkan pengampunan dosaku selain-Mu<br />
Tidak kulihat penyembuhan lukaku selain-Mu<br />
Aku pasrah berserah pada-Mu<br />
Aku tunduk bersimpuh pada-Mu</em></p>
<p><em>Jika Kauusir aku dari pintu-Mu<br />
kepada siapa lagi aku bernaung<br />
Jika Kautolak aku dari sisi-Mu<br />
kepada siapa lagi aku berlindung<br />
Celaka sudah diriku<br />
lantaran aib dan celaku<br />
Malang benar aku<br />
karena kejelekan dan kejahatanku</em></p>
<p><em>Aku bermohon pada-Mu<br />
Wahai Pengampun dosa yang besar<br />
Wahai Penyembuh tulang yang patah<br />
Anugerahkan padaku penghancur dosa<br />
Tutuplah untukku pembongkar cela<br />
Jangan lewatkan aku, di hari Kiamat, dari sejuknya ampunan maghfirah-<br />
Mu<br />
Jangan tinggalkan aku dari indahnya maaf dan penghapusan-Mu</em></p>
<p><em>Ilahi,<br />
naungi dosa-dosaku dengan awan rahmat-Mu<br />
curahi cela-celaku dengan hujan kasih-Mu</em></p>
<p><em>Ilahi,<br />
Kepada siapa lagi hamba yang lari kecuali pada Mawlanya<br />
Adakah selain Dia yang melindunginya dari murka-Nya</em></p>
<p><em>Ilahi,<br />
Sekiranya sesal atas dosa itu taubat<br />
Sungguh, demi keagungan-Mu, aku ini orang yang menyesal<br />
Sekiranya istighfar itu penghapus dosa<br />
Sungguh, kepada-Mu aku ini beristighfar</em></p>
<p><em>Ilahi,<br />
dengan kodrat-Mu ampuni aku<br />
dengan kasih-Mu maafkan aku<br />
dengan ilmu-Mu sayangi aku<br />
Ilahi,<br />
Engkaulah yang membuka pintu menuju maaf-Mu<br />
kepada hamba-hamba-Mu<br />
Kaunamai itu taubat<br />
Engkau berfirman: &#8220;Bertaubatlah taubat yang nashuha!</em></p>
<p><em>Apa alangan orang yang lalai memasuki pintu itu<br />
setelah terbuka<br />
Ilahi, jika jelek dosa dari hamba-Mu<br />
baikkan maaf dari-Mu<br />
Ilahi, aku bukan yang pertama membantah-Mu dan Kaumaafkan<br />
dan menolak nikmat-Mu tetap Kaukasihi</em></p>
<p><em>Wahai Yang Menjawab pengaduan orang yang berduka<br />
Wahai Pelepas derita<br />
Wahai Penabur karunia<br />
Wahai Yang Maha Mengetahui rahasia<br />
Wahai Yang Paling Indah dalam menutup cela<br />
Aku memohon pertolongan dengan karunia dan kebaikan-Mu<br />
Aku bertawassul dengan kemuliaan dan kasih-Mu<br />
Perkenankan doaku, jangan kecewakan harapanku<br />
Terimalah taubatku, hapuskan kesalahanku dengan karunia dan rahmat-Mu<br />
Wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.</p>
<p></em>Munajat ini adalah munajat Imam Ali Zainal Abidin (sa) salah seorang cucu<br />
Rasulullah saw. (kitab Fafatihul Jinan, kunci-kunci surga)<em><br />
</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anharnasution.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anharnasution.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anharnasution.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anharnasution.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anharnasution.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anharnasution.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anharnasution.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anharnasution.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anharnasution.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anharnasution.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anharnasution.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anharnasution.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anharnasution.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anharnasution.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anharnasution.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anharnasution.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=26&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/15/munajat-orang-yang-bertaubat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d2b87e1ab709fd7f758b856ab5f4428?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Anhar Nasution</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Munajat di Zaman Kezaliman</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/munajat-di-zaman-kezaliman/</link>
		<comments>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/munajat-di-zaman-kezaliman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 23:19:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anhar Nasution</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anharnasution.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya Ya Allah, sungguh kezaliman hamba-hamba-Mu telah tegak di negeri-Mu, sehingga keadilan dimatikan, jalan-jalan diputuskan kebenaran dihapuskan, kejujuran disiasiakan kebajikan disembunyikan, keburukan ditampakkan ketakwaan direndahkan, petunjuk dihilangkan kebaikan dimusnahkan, keburukan ditegakkan kerusakan dikembangkan, kekufuran dikuatkan kezaliman dipenuhi, perubahan dimusuhi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=25&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang<br />
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya</p>
<p>Ya Allah, sungguh kezaliman hamba-hamba-Mu<br />
telah tegak di negeri-Mu, sehingga<br />
keadilan dimatikan, jalan-jalan diputuskan<br />
kebenaran dihapuskan, kejujuran disiasiakan<span id="more-25"></span><br />
kebajikan disembunyikan, keburukan ditampakkan<br />
ketakwaan direndahkan, petunjuk dihilangkan<br />
kebaikan dimusnahkan, keburukan ditegakkan<br />
kerusakan dikembangkan, kekufuran dikuatkan<br />
kezaliman dipenuhi, perubahan dimusuhi</p>
<p>Ya Allah, Tuhanku<br />
Tidak ada yang dapat melepaskan kami dari semuanya kecuali kekuasaan-Mu<br />
Tidak ada yang dapat melindungi kami dari semuanya kecuali anugrah-Mu</p>
<p>Ya Allah, maka hancurkan kezaliman. Putuskan belenggu penindasan. Hancurkan pusat kemungkaran. Muliakan orang yang menghindari kezaliman. Cabikkan akar-akar para pelaku kesewenang-wenangan.Tutupkan kepada mereka kekurangan setelah mereka berlebihan.</p>
<p>Ya Allah, segerakan kepada mereka kebinasaan. Porak-porandakan mereka dengan<br />
perpecahan. Turunkan kepada mereka hukuman. Ambil nyawa kemungkaran. Sehingga tenanglah orang yang ketakutan. Tenteramlah orang yang kesulitan. Kenyanglah orang yang lapar. Dipelihara orang yang terlantar. Dilindungi orang yang terusir. Dikembalikan orang yang terbuang.</p>
<p>Supaya orang fakir dikayakan.Orang yang meminta perlindungan dilindungi.<br />
Orang besar dihormati, orang kecil disayangi. Orang teraniaya dimuliakan, orang zalim dihinakan. Orang kesusahan dibahagiakan.</p>
<p>Supaya lepaslah segala derita, dan hilanglah segala nistapa<br />
Matilah pertikaian dan hiduplah kasih sayang<br />
Pengetahuan menjulang tinggi dan perdamaian menyebar luas<br />
Perpecahan disatukan dan ketenangan dikokohkan<br />
Iman dikuatkan dan Al-Qur&#8217;an dibacakan<br />
Sungguh, Engkaulah Maha Pembalas, Pemberi nikmat, Penabur karunia.</p>
<p>Munajat ini adalah munajat Ja&#8217;far Ash-Shadiq (sa) salah seorang cucu Rasulullah saw (kitab Manhaj Ad-Da&#8217;awat: 263)</p>
<p>Tek arab dan bacaan tek latin doa ini dapat dikopi dari milis &#8220;Keluarga bahagia&#8221; atau milis &#8220;shalat doa&#8221;, Linknya berikut ini.</p>
<p>Foto tempat2 bersejarah Islami, Asbabun Nuzul ayat2 pilihan, hadis2 pilihan, amalan Praktis, bermacam2 shalat sunnah, doa-doa pilihan, dan artikel-artikel Islami, klik di sini:<br />
<a href="http://syamsuri149.wordpress.com">http://syamsuri149.wordpress.com</a><br />
<a href="http://shalatdoa.blogspot.com">http://shalatdoa.blogspot.com</a></p>
<p>Audio shalawat tarhim, doa dan musik2 ruhani (mp3), dilengkapi tek dan terjemahan, klik di sini:<br />
<a href="http://syamsuri149.multiply.com">http://syamsuri149.multiply.com</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anharnasution.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anharnasution.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anharnasution.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anharnasution.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anharnasution.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anharnasution.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anharnasution.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anharnasution.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anharnasution.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anharnasution.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anharnasution.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anharnasution.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anharnasution.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anharnasution.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anharnasution.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anharnasution.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=25&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/munajat-di-zaman-kezaliman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d2b87e1ab709fd7f758b856ab5f4428?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Anhar Nasution</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Narkoba Tewaskan 15 Ribu Generasi Muda &#124; 01.11.2007</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/narkoba-tewaskan-15-ribu-generasi-muda-01112007/</link>
		<comments>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/narkoba-tewaskan-15-ribu-generasi-muda-01112007/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 23:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anhar Nasution</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anharnasution.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Ketua Presidium Satuan Tugas Anti Narkoba (SAN) Anhar Nasution SE menyatakan semakin banyaknya generasi muda yang tewas akibat narkoba harus menjadi perhatian semua pihak, bahkan berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) lebih 15 ribu orang usia muda tewas akibat narkoba. &#8220;Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia, tidak hanya aparat penegak hukum, karena semakin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=23&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ketua Presidium Satuan Tugas Anti Narkoba (SAN) Anhar Nasution SE menyatakan semakin banyaknya generasi muda yang tewas akibat narkoba harus menjadi perhatian semua pihak, bahkan berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) lebih 15 ribu orang usia muda tewas akibat narkoba.<span id="more-23"></span></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia, tidak hanya aparat penegak hukum, karena semakin banyak generasi muda tewas,&#8221; kata Anhar Nasution SE usai melantik Satuan Tugas SAN Kelurahan Tangki Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat, Minggu.</p>
<p style="text-align:justify;">Pelantikan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Narkoba Internasional (Hani) pada 26 Juni 2006. Anhar yang juga anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Bintang Reformasi (PBR) menyatakan prihatin karena semakin banyak anak-anak muda yang menjadi korban dan tewas akibat narkoba.</p>
<p style="text-align:justify;">Laporan BNN terakhir, kata Anhar, lebih dari 15.000 orang masyarakat Indonesia tewas karena mengonsumsi narkoba. Sebagian besar dari mereka itu adalah kaum muda. Angka tersebut merupakan jumlah yang besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena itu, Anhar mengajak masyarakat, aparat penegak hukum maupun orang tua, pemuka masyarakat, tokoh-tokoh agama maupun generasi muda agar bekerjasama memerangi narkoba. &#8220;Sebagai bangsa Indonesia, sudah saatnya kita ikrarkan &#8216;perang&#8217; terhadap narkoba,&#8221; katanya</p>
<p style="text-align:justify;">Narkoba tak hanya salah satu zat pembunuh terbesar, tetapi juga pembunuh calon penerus bangsa. Mereka yang mengkonsumsi narkoba tak hanya terancam mati secara pelan-pelan namun juga merusak masa depan yang bersangkutan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kalau itu yang terjadi, kepada siapa penerus bangsa ini diserahkan. Artinya, siapa yang bakal memimpin bangsa ini setelah yang tua-tua mundur atau pensiun. Sangat tidak mungkin bangsa ini dilanjutkan generasi semacam itu,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengenai jeratan hukum yang belum mampu menumpas dan membuat jera para bandar, pengedar maupun konsumen barang haram tersebut, Anhar menyebutkan, harusnya mereka jera apalagi ada ancaman hukuman mati. Namun, pada kenyataannya hal itu tak membuat mereka jera. Malah tingkat penggunaan narkoba semakin tinggi. &#8220;Ini semua bukan hanya sekadar lemahnya penegakan hukum, tetapi banyak masyarakat yang tidak peduli,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain faktor tersebut, hal lain yang mencemaskan adalah tidak tegasnya aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Bahkan ada petugas yang memanfaatkan hal ini untuk mencari keuntungan pribadi.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tindakan mencari keutungan itu tidak benar. Siapa pun yang bermain dibalik hukum, harus dihukum lebih berat. Jadi kalau aparat hukum &#8220;main&#8221; dengan bandar dan pemakai narkoba yang tertangkap, harus dihukum lebih berat,&#8221; katanya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anharnasution.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anharnasution.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anharnasution.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anharnasution.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anharnasution.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anharnasution.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anharnasution.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anharnasution.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anharnasution.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anharnasution.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anharnasution.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anharnasution.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anharnasution.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anharnasution.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anharnasution.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anharnasution.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=23&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/narkoba-tewaskan-15-ribu-generasi-muda-01112007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d2b87e1ab709fd7f758b856ab5f4428?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Anhar Nasution</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Revisi UU Narkotika &#124; 01.11.2007</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/revisi-uu-narkotika-01112007/</link>
		<comments>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/revisi-uu-narkotika-01112007/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 19:55:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anhar Nasution</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anharnasution.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Penyelesaian masalah narkoba di Indonesia jelas butuh penanggulangan yang menyeluruh. Artinya selain ada upaya pencegahan, pengobatan untuk orang yang sudah terkena narkoba, juga harus dibarengi dengan penegakan hukum yang keras dan tegas kepada para penjahat narkoba ini. Menanggapi lemahnya penegakan hukum untuk kasus narkoba di Indonesia, Anhar Nasution beranggapan bahwa memang perlu adanya perubahan total [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=3&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Penyelesaian masalah narkoba di Indonesia jelas butuh penanggulangan yang menyeluruh. Artinya selain ada upaya pencegahan, pengobatan untuk orang yang sudah terkena narkoba, juga harus dibarengi dengan penegakan hukum yang keras dan tegas kepada para penjahat narkoba ini. Menanggapi lemahnya penegakan hukum untuk kasus narkoba di Indonesia, Anhar Nasution beranggapan bahwa memang perlu adanya perubahan total dari UU Narkotika No. 22 tahun 1997 dan UU Psikotropika No. 5 tahun 1997.<span id="more-3"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Anhar yang kebetulan juga anggota dari Panitia Khusus (Pansus) Narkotika DPR mengatakan bahwa Pansus sudah menyepakati adanya jangka waktu untuk pelaksanaan hukuman mati bagi para terpidana yang telah mendapatkan kekuatan hukum tetap. &#8220;Maksimal dalam waktu 30 hari setelah mempunyai kekuatan hukum tetap itu harus segera dieksekusi secara otomatis, tidak usah ada fatwa-fatwa lagi dari MA,&#8221; terangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anhar juga menyebutkan bahwa khusus untuk kasus narkoba, UU-nya akan bersifat lex spesialis atau hukum yang mengalahkan hukum-hukum lain. Jadi nantinya para terpidana kasus narkoba yang dipidana dengan hukuman mati tidak akan mendapat kesempatan untuk melakukan upaya hukum seperti banding sampai grasi. Alasannya adalah karena para penjahat narkoba ini telah menghancurkan generasi muda bangsa Indonesia. Selain itu dalam revisi UU itu, Pansus juga akan mengacu pada hukum naRkoba yang diterapkan oleh Malaysia dan Singapura. Di dua negara tetangga tersebut diterapkan aturan jumlah minimal kepemilikan narkoba dan minimal hukumannya. Misalnya apabila seseorang ditangkap dengan barang bukti minimal 10 gram heroin, maka akan dipidana minimal 15 tahun penjara. Di Indonesia aturan seperti itu belum ada, yang ada hanyalah hukuman maksimal bukan hukuman minimal. &#8220;Nah, kalau ditulis paling lama lima tahun kan hakim bisa memutus sepuluh bulan atau satu bulan.&#8221; terang Anhar.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anharnasution.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anharnasution.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anharnasution.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anharnasution.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anharnasution.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anharnasution.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anharnasution.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anharnasution.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anharnasution.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anharnasution.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anharnasution.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anharnasution.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anharnasution.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anharnasution.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anharnasution.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anharnasution.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=3&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/revisi-uu-narkotika-01112007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d2b87e1ab709fd7f758b856ab5f4428?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Anhar Nasution</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukuman Mati Masuk dalam RUU Narkotika &#124; 01.11.2007</title>
		<link>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/hello-world/</link>
		<comments>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 19:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anhar Nasution</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah mengakui, pelaksanaan hukuman mati bagi narapidana terkait Narkoba dirasa masih kurang memberikan efek jera bagi pelaku lainnya. &#8220;Memang belum menimbulkan efek jera. Dari 72 Narapidana Narkotika yang telah divonis, mendapat hukuman mati, hingga saat ini baru tiga orang yang telah dieksekusi,&#8221; ujar Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) I Made Mangku Pastika. Mangku menyatakan hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=1&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pemerintah mengakui, pelaksanaan hukuman mati bagi narapidana terkait Narkoba dirasa masih kurang memberikan efek jera bagi pelaku lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Memang belum menimbulkan efek jera. Dari 72 Narapidana Narkotika yang telah divonis, mendapat hukuman mati, hingga saat ini baru tiga orang yang telah dieksekusi,&#8221; ujar Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) I Made Mangku Pastika.</p>
<p style="text-align:justify;">Mangku menyatakan hal tersebut dalam rapat kerja pembahasan DIM RUU Narkotika antara pemerintah antara pemerintah dengan Pansus Narkotika DPR RI, Rabu (4/7). Ia menambahkan, rendahnya tindakan eksekusi disebabkan oleh proses hukum di Indonesia yang memungkinkan pelaku untuk terus mengajukan langkah banding ke tingkat pengadilan yang lebih tinggi, yang dapat memakan waktu bertahun-tahun dalam pembahasannya.<span id="more-1"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Terlebih lagi, lanjutnya, saat ini proses hukuman mati sedang dalam proses peninjauan kembali (judicial review) di Mahkamah Konstitusi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pendapat senada juga disampaikan anggota Pansus dari fraksi Partai Bintang Reformasi, Anhar, yang menyatakan kurangnya efek jera juga dipicu oleh pelaksanaan hukuman mati bagi pelaku Narkoba tidak pernah diketahui oleh masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Akibatnya, proses eksekusi berlangsung begitu saja, tanpa ada gaungnya di masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Agar ada efek jera, kalau perlu eksekusi dilakukan di tempat terbuka yang bisa ditonton banyak orang,&#8221; kata Anhar menawarkan usulan.</p>
<p style="text-align:justify;">Lantaran itu, dirinya mengusulkan perlu dipertegas lagi nantinya dalam RUU Narkotika tempat eksekusi dan pelaku eksekusi. (SR)</p>
<p style="text-align:justify;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/anharnasution.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/anharnasution.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anharnasution.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anharnasution.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anharnasution.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anharnasution.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anharnasution.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anharnasution.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anharnasution.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anharnasution.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anharnasution.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anharnasution.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anharnasution.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anharnasution.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anharnasution.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anharnasution.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anharnasution.wordpress.com&amp;blog=3979663&amp;post=1&amp;subd=anharnasution&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anharnasution.wordpress.com/2008/06/14/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d2b87e1ab709fd7f758b856ab5f4428?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Anhar Nasution</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
