Sebagai informasi: Tulisan ini akan menjadi bagian Bab dari Buku yang segera akan diterbitkan dengan judulĀ “Ustadz di Kampung Maling”
Kamis, 17 Februari 2005, merupakan hari bersejarah bagi Anhar Nasution. Putera kelahiran Sinabang, Kabupaten Simeulue ini merasakan panasnya suasana rapat di gedung terhormat, DPR-RI Senayan, Jakarta. Saat itu, mulai pukul 09.00 WIB, dia dan koleganya dari Komisi III bersama anggota Komisi II DPR-RI memulai rapat kerja gabungan dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Agenda rapat kerja gabungan itu membahas permasalahan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan kepala daerah di provinsi dan kabupaten/ kota. Read more »
Filed under: Politik | Leave a Comment »
